Skip to main content

Simple Animation di Unity

Buatlah project baru di Unity atau cukup scene baru saja jika masih ingin menggunakan project yang sudah digunakan dalam materi sebelumnya. Tambahkan sebuah Plane dengan cara klik menu GameObject -> 3D Obect -> Plane.


Tambahkan sebuah Cube dangan cara klik menu GameObject -> 3D Obect -> Cube dan tempatkan Cube sedikit di atas Plane agar terlihat.


Selanjutnya tampilkan jendela Animation dengan cara klik menu Window -> Animation. Rencananya kita akan membuat 3 animasi yang berbeda untuk si Cube. 


Untuk membuat animasi, yang pertama harus dilakukan adalah membuat sebuah file *.anim yang berisi sebuah animasi. Caranya, klik GameObject Cube pada tab Hierarchy, klik jendela Animation dan klik Create. Lalu ketikan nama animasinya, misalnya: Animasi1.anim

 Pastikan tombol record (tombol merah di pojok kiri atas) telah diklik yang menandakan Unity telah siap melakukan rekaman pergerakan apapun terhadap GameObject yang aktif. Untuk Animasi1 kita akan membuat Cube berubah ukuran. Caranya klik angka pada timeline dan pindahkan sampai angka 0:30. Setelah itu gunakan gizmo Scale untuk merubah ukuran Cube.

Sampai tahap ini, jika kita klik tombol play animasi (yang berada di sebelah kanan tombol record pada jendela Animation) kita sudah dapat melihat bahwa Cube tersebut telah ‘bergerak’. Dari kecil ke besar dan begitu seterusnya. Agar animasinya lebih smooth lagi, silahkan coba copy (Ctrl+C) Keyframe di 0:00 dan paste (Ctrl+V) Keyframenya di 1:00  


Sekarang buatlah 2 animasi klip lagi menggunakan cara yang sama namun dengan pergerakan yang berbeda. Untuk menambahkan klip, cukup klik pada combo utama di jendela Animation dan klik Create New Clip. 


Jika pada animasi sebelumnya kita membuat perubahan ukuran, coba di animasi yang kedua ini kita berupa perubahan rotasi objek.


Berikutnya animasi ketiga buatlah perpindahan objek dari beberapa titk sekaligus. Anda cukup klik pada KeyFrame tertentu dan pindahkan Cubenya ke mana saja.


Tambahkan sebuah Component Animation pada Cube dengan cara klik menu Component -> Miscellaneous -> Animation.
Pada parameter Animations, ketikan angka 3 (sejumlah animasi yang tadi dibuat) dan masukkan satu per satu animasi yang diinginkan pada kotak yang bersesuaian.




Berikutnya buatlah script C# baru dan beri nama AnimationCube.cs. Ubah menjadi seperti berikut:



 Pasang script tersebut pada GameObject Cube dan jalankan Game. Klik setiap button dan perhatikan animasi yang dijalankan akan berbeda-beda. Ini adalah dasar-dasar pengaturan animasi pada Unity, khususnya animasi menggunakan Component Animation.



Sekian dan Terima Kasih.

Comments

Popular posts from this blog

GUI Skin & Manipulasi Kamera

Sebelum membuat GUI pada unity, silahkan sediakan beberapa objek seperti file gambar, suara, dan font, atau Anda dapat mengunduh file-file tersebut di Internet Browser Asset Store yang tersedia di Unity. Buatlah Project baru pada unity. Tambahkan sebuah GUISkin dengan cara klik menu Assets -> Create -> GUISkin . Beri nama " BelajarGUISkin " Setelah itu tambahkan beberapa Assets yang sudah diunduh tadi seperti assets untuk tombol (beberapa template gambar button berekstensi png) dan assets font. Untuk melakukan import Assets, dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara klik menu Assets -> Import New Assets atau dengan drag filenya langsung dari Windows Explorer. Pastikan semua assets yang akan digunakan sudah di-import. Berikutnya kita kembali ke Skin “ BelajarGUISkin ” yang tadi kita buat. Ubah font khusus button dengan drag file font pada Assets ke Button -> Overflow . Atau klik tombol kecil di sebelaha kanan kolom Font lalu ...

Hal-hal dasar Unity

Interface Unity : Toolbar digunakan untuk memanipulasi Scene View dan objek-objek di dalamnya. Fungsinya beragam, yakni dari memindahkan posisi, rotasi, hingga skala.  Hierarchy Window digunakan untuk melihat daftar GameObject apa saja yang ada di dalam scene. Setiap objek yang ada di scene pasti masuk di Hierarchy. Scene View digunakan untuk melihat secara keseluruhan objek yang digunakan di game. Scenes Window juga dapat mengedit objek, baik itu dalam hal posisi, rotasi maupun skala. Game View digunakan untuk melihat hasil akhir dari game yang nantinya akan ditampilkan di layar user. Inspector Window digunakan untuk mengedit semua properties pada objek yang aktif. Project Window digunakan untuk menampilkan daftar asset yang dapat digunakan dalam project Anda. Ketika menambahkan asset baru, ia akan muncul di Project Window. Console Window digunakan untuk mengetahui log dalam script serta informasi error dan peringatan yang ada di dalam ...