Skip to main content

Prefab

Ide game yang akan dibuat kali ini cukup sederhana yaitu membuat Prefab dari sebuah GameObject dan mendaftarkannya sebagai sebuah variable public agar dapat dibuat ulang berkali-kali oleh fungsi pemanggil. Fungsi ini merupakan salah satu fungsi yang sering digunakan dalam pembuatan game.

Tambahkan sebuah Plane dengan cara klik menu GameObject -> 3D Object -> Plane lalu ganti namanya menjadi Lantai1.


Tambahkan plane kedua, ganti namanya menjadi Lantai2 dan atur scalenya menggunakan tombol Scale di pojok kiri atas atau masukkan angkanya pada panel transform.
Angkat posisi Lantai2 sedikit ke atas dan atur kemiringannya sehingga mirip seperti gambar berikut :
Klik Lantai2 pada tab Hierarchy kemudian buat GameObject Child dengan cara klik menu GameObject -> Create Empty Child.
Atur posisi GameObjectChild tadi menggunakan gizmo atau panel Transform sehingga sedikit di atas Lantai2 seperti gambar berikut :
Untuk memudahkan penyebutan, ganti nama Game Object Child tadi menjadi TitikJatuh.

Selanjutnya buat sebuah Sphere baru dengan cara klik menu GameObjects -> 3D Object -> Spphere dan ganti namanya menjadi MyBall.
Tambahkan sebuah gambar pada panel Assets dengan cara klik kanan pada panel Assets -> Import New Assets..., lalu pilih salah satu gambar yang ada di komputer Anda. Dari panel Assets, drag gambar tersebut menggunakan mouse lalu letakkan pada MyBall.

Klik MyBall dan tambahkan RigidBody dengan cara klik menu Component -> Physics -> Rigidbody.

Buat sebuah Physic Material dengan cara klik Assets -> Create -> Physics Material dan beri nama Bounce.

Ganti parameter Bounciness menjadi 0.9 untuk menambahkan efek memantul.

Kembali ke GameObject MyBall, tambahkan Material Bounce dengan cara drag dari panel Assets ke panel Sphere Collider, parameter material. Atau klik tombol kecil di kolom Material pada komponen Sphere Collider milik MyBall.

Berikutnya untuk menjadikan Prefab, drag MyBall dari tab Hierarchy ke panel Assets.

Berikut ini contoh penggunaan kembali Prefab menjadi GameObject. Jika sudah mulai paham, hapus object bola di dalam scene.

Buat script C# dan beri nama GandakanBola.cs lalu ubah script menjadi seperti berikut ini

Selanjutnya pasang script tersebut di GameObject mana saja yang Anda suka, lalu pastikan parameter TempatJatuh dan parameter Bola diisi

Parameter Tempat Jatuh diisi dengan GameObject TitikJatuh, sedangkan parameter Bola diisi dengan prefab MyBall.

Cukup sekian dan terima kasih. Selamat mencoba! :)

Comments

Popular posts from this blog

GUI Skin & Manipulasi Kamera

Sebelum membuat GUI pada unity, silahkan sediakan beberapa objek seperti file gambar, suara, dan font, atau Anda dapat mengunduh file-file tersebut di Internet Browser Asset Store yang tersedia di Unity. Buatlah Project baru pada unity. Tambahkan sebuah GUISkin dengan cara klik menu Assets -> Create -> GUISkin . Beri nama " BelajarGUISkin " Setelah itu tambahkan beberapa Assets yang sudah diunduh tadi seperti assets untuk tombol (beberapa template gambar button berekstensi png) dan assets font. Untuk melakukan import Assets, dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara klik menu Assets -> Import New Assets atau dengan drag filenya langsung dari Windows Explorer. Pastikan semua assets yang akan digunakan sudah di-import. Berikutnya kita kembali ke Skin “ BelajarGUISkin ” yang tadi kita buat. Ubah font khusus button dengan drag file font pada Assets ke Button -> Overflow . Atau klik tombol kecil di sebelaha kanan kolom Font lalu ...

Hal-hal dasar Unity

Interface Unity : Toolbar digunakan untuk memanipulasi Scene View dan objek-objek di dalamnya. Fungsinya beragam, yakni dari memindahkan posisi, rotasi, hingga skala.  Hierarchy Window digunakan untuk melihat daftar GameObject apa saja yang ada di dalam scene. Setiap objek yang ada di scene pasti masuk di Hierarchy. Scene View digunakan untuk melihat secara keseluruhan objek yang digunakan di game. Scenes Window juga dapat mengedit objek, baik itu dalam hal posisi, rotasi maupun skala. Game View digunakan untuk melihat hasil akhir dari game yang nantinya akan ditampilkan di layar user. Inspector Window digunakan untuk mengedit semua properties pada objek yang aktif. Project Window digunakan untuk menampilkan daftar asset yang dapat digunakan dalam project Anda. Ketika menambahkan asset baru, ia akan muncul di Project Window. Console Window digunakan untuk mengetahui log dalam script serta informasi error dan peringatan yang ada di dalam ...

Simple Animation di Unity

Buatlah project baru di Unity atau cukup scene baru saja jika masih ingin menggunakan project yang sudah digunakan dalam materi sebelumnya. Tambahkan sebuah Plane dengan cara klik menu GameObject -> 3D Obect -> Plane . Tambahkan sebuah Cube dangan cara klik menu GameObject -> 3D Obect -> Cube dan tempatkan Cube sedikit di atas Plane agar terlihat. Selanjutnya tampilkan jendela Animation dengan cara klik menu Window -> Animation . Rencananya kita akan membuat 3 animasi yang berbeda untuk si Cube.   Untuk membuat animasi, yang pertama harus dilakukan adalah membuat sebuah file *.anim yang berisi sebuah animasi. Caranya, klik GameObject Cube pada tab Hierarchy, klik jendela Animation dan klik Create. Lalu ketikan nama animasinya, misalnya: Animasi1.anim   Pastikan tombol record (tombol merah di pojok kiri atas) telah diklik yang menandakan Unity telah siap melakukan rekaman pergerakan apapun terhadap GameObject yang aktif. Untuk Animasi1...